Lirik Lagu Kumpulan Puisi Cerita Lucu Pola Hidup Sehat
Matematika Fisika Kimia Biologi Teknologi Sosiologi Ekonomi Sejarah Geografi Antropologi Seni Agama Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bahasa Bali Kewarganegaraan Penjaskes
Lowongan Kerja Bisnis Online Peluang Usaha Marketing
Tips Kecantikan Pola Hidup Sehat Makanan Sehat Jerawat
SMS Lucu SMS Motivasi SMS Cinta
Tips Blog Tips SEO Tips Komputer Tips Internet Tips Kecantikan Tips Kehidupan Tips Lain
Kata Mutiara Cerita Motivasi Gosip Artis TipsTrik Lain-lain
Thursday, October 27, 2011 | 2:59 AM | 0 Comments

Pengamatan Jaringan-Jaringan Hewan

I.Judul                        : Pengamatan Macam-Macam Jaringan Ikat,Jaringan Otot,dan Jaringan  Saraf .
II.Tujuan                    : Mendeskripsikan bermacam-macam jaringan Ikat,Jaringan Otot,dan Jaringan  Saraf.
III.Rumusan Masalah :Apakah ada perbedaan antara jaringan ikat , jaringan otot dan jaringan saraf ?
IV.Landasan Teori        :
Jaringan
Tubuh hewan terdiri atas jaringan-jaringan atau sekelompok sel.Jaringan merupakan sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan yang menjalankan fungsi tertentu.Jaringan tersusun oleh sel-sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.Perubahan sel menjadi jaringan terjadi melalui proses spesialisasi.Berdasarkan sifat, bentuk, dan fungsinya jaringan hewan terdiri dari jaringan embrional/mesenkim, jaringan epitel ( pipih selapis, pipih berlapis, kubus selapis, kubus berlapis, silindris, silindris bersilia), otot: (polos, lurik,dan otot jantung), saraf, penguat ( pengikat, tulang, tulang rawan, darah,limfa), dan jaringan lemak.
             Jaingan Ikat berkembang dari mesenkrim.mesinkrimberasal dari mesoderm,yaitu lapisan tengah embrio.Jaringan ikat sering disebut jaringan penyokong atau penyambung.Letak sel-sel jaringan ikat tidak berimpitan rapat,tetapi tersebar.
Komponen Jaringan ikat
Jaringan ikat tersusun dari berbagai macam komponen yaitu matriks dan sel-sel jaringan ikat. Bentuk sel-sel yang terdapat dalam jaringan ikat tidak teratur, sitoplasma bergranula, dan intinya menggembung.

1) Matriks Jaringan ikat
Matriks tersusun oleh serabut-serabut dan bahan dasar.
a) Serabut Jaringan Ikat
Berdasarkan bentuk dan reaksi kimianya, Serabut dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu serabut kolagen, serabut elastin, dan serabut retikular.

1.      Serabut Kolagen Jaringan Ikat
Serabut kolagen mempunyai daya elastisitas rendah, daya regang sangat tinggi, berwarna putih, dan bentuknya berupa berkas-berkas beragam. Serabut kolagen terdapat pada tendon (penghubung otot dengan tulang) dan jaringan ikat longgar.
2.      Serabut Elastin Jaringan Ikat
Serabut elastin mempunyai elastisitas tinggi, berwarna kuning, lebih tipis dari serabut kolagen, dan bentuknya seperti bangunan bercabang-cabang dan tebal. Serabut elastin tersusun oleh protein dan mukopolisakarida. Serabut elastin antara lain terdapat pada pembuluh darah dan ligamen. Elastisitas serabut elastin akan semakin menurun dengan semakin bertambahnya usia seseorang.
3.      Serabut Retikular Jaringan Ikat
Serabut retikular mempunyai daya elastisitas rendah. Hampir sama dengan serabut kolagen, tetapi ukurannya lebih kecil. Serabut ini berperan menghubungkan antara jaringan ikat dengan jaringan lainnya.
            Fungsi jaringan ikat antara lain sebagai berikut :
        Melekatkan suatu jaringan ke jaringan lain.
         Membungkus organ
         Mengisi rongga di antar organ.
        Mengangkut zat oksigen dan makanan kejaringan lain.
        Mengangkut sisa-sisa metabolisme kealat pengeluaran.
        Menghasilkan kekebalan.
            Secara Umum ,jaringan ikat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Jaringan ikat Longgar.
Jaringan ini mempunyai ciri ciri utama yaitu susunan serat-seratnya yang longgar. Matriksnya berupa cairan lendir (mucus). Pada matriks terdapat berkas serabut kolagen yang fleksibel, tetapi tidak elastis. Adanya serabut kolagen memungkinkan terjadinya gerakan dari bagian-bagian yang saling dihubungkan. Pada matriks juga terdapat fibroblast, sel mast, dan plasma sel. Jaringan ikat longgar mempunyai beberapa fungsi berikut.
(1) Membentuk membran yang membatasi jantung dan rongga perut.
(2) Mengikatkan kulit pada jaringan di bawahnya.
(3) Mengelilingi pembuluh darah dan saraf yang menyusup ke organ.
(4) Pengikat lapisan epitelium pipih membentuk lembar mesenterium.
(5) Membantu melekatkan organ pada otot dinding tubuh.
(6) Memberi bentuk organ dalam seperti kelenjar limfa, sumsum tulang, dan hati.

Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar pembuluh darah, saraf, dan sekitar organ tubuh. Contoh lain jaringan yang termasuk jaringan ikat longgar adalah jaringan lemak atau jaringan adiposa. Jaringan ini terdapat pada lapisan lemak di bawah kulit.
2.       Jaringan Ikat Padat.
Jaringan ini mempunyai struktur serat-serat terutama kolagen yang padat. Jaringan ikat padat dibedakan menjadi jaringan-jaringan ikat padat teratur dan tidak teratur. Jaringan ikat padat teratur mempunyai berkas kolagen yang tersusun teratur ke satu arah, misalnya pada tendon. Sementara itu, jaringan ikat padat tidak teratur mempunyai berkas kolagen yang menyebar membentuk anyaman kasa yang kuat, misalnya di lapisan bawah kulit.


Jaringan Otot tersusun atas sel-sel membujur dan miofibril.Miofibril tersusun atas protein  kontraktil yang terdapat disepanjang sel dan tampak jelas pada otot rangka dan otot jantung.Didalam Tubuh terdapat tiga jenis jaringan otot,yaitu :
a.      Otot Polos. Terdiri atas sel-sel berbentuk gelendong yang panjangnya antara 30-200 milikron.Otot polos memiliki satu inti yang terletak di bagian tengah sel.Sel otot polos dipersarafi oleh sistem saraf autonom.Kontraksi sel otot polos tidak dibawah pengaruh kesadaran sehingga disebut otot involunter.Otot polos bekerja dengan lambat.Sehingga menyebabkan otot polos tidak mudah lelah.Letak dari pada otot polos pada dindig saluran pernapasan ,saluran pencernaan,saluran darah,kandung kemih,dan organ reproduksi.Fungsi utama dari otot polos untuk memberikan gerakan di luar kemampuan /kehendak ,misalnya gerakan respirasi pada pernapasan ,dan lain-lain.
b.      Otot Lurik.Terdiri dari sel-sel berbentuk silinder panjang dan tidak bercabang.Inti selnya banyak dan terletak di bagian tepi.Sel otot lurik dipersarafi oleh sistem saraf pusat.Otot lurik bekerja di bawah pengaruh kesadaran kita,sehingga disebut dengan otot volunter.Saat berkontraksi ,reaksi terhadap rangsangan sangatlah cepat,sehingga dapat menimbulkan kelelahan.Letaknya melekat pada rangka atau tendon otot lain.Fungsi utama dari otot lurik adalah menggerakkan tulang dan melindungi rangka dari benturan benda lain.
c.       Otot Jantung.Otot ini sulit untuk diamati.Stukturnya hampir mirip dengan struktur otot lurik.Perbedaannya terlihat dari sel-sel jantung yang memberntuk rantai dan sering bercabang dua atau lebih membentuk sintisium.Inti selnya satu atau dua terletak di tengah .Memiliki diskus interkalaris ,yaitu cincin pengikat pada berkas sel otot.Otot jantung bekerja di bawah kesadaran,yang dipesarafi oleh sistem saraf otonom.Bekerja terhadap rangsangan secara cepat ,teratur ,dan tidak pernah lelah.Letaknya hanya di jantung ,sehingga sulit untuk diamati.Fungsi utama dari otot ini bila berkontraksi akan menimbulkan tenaga yang amat penting untuk memompa darah keluar jantung.
Jaringan Saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan. Jaringan saraf terdiri dari sel-sel saraf (neuron) dan serabut saraf. Jaringan saraf berfungsi sebagai penghantar rangsang, yakni membawa rangsang dari alat penerima rangsang (reseptor) ke otak kemudian diteruskan ke otot. Jaringan saraf hanya dimiliki hewan dan manusia
           
V.Hipotesis                 : Bahwa ada perbedaan antara jaringan  ikat,jaringan otot,dan jaringan saraf.
VI.Alat dan Bahan     :
1.      Mikroskop
2.      Preparat awetan jaringan ikat longgar,jaringan ikat padat,jaringan lemak,jaringan tulang rawa,jaringan tulang keras,jaringan darah ,dan jaringan limfa.
3.      Alat Tulis
VII.Cara Kerja                         :
1.      Amati masing –masing jaringan dengan pembesaran 10 x 10
2.      Setiap selesai pengamatan melalui mikroskop.Hasil pengamat digambar pada lembar gambar.
3.      Ubah pengamatan dengan pembesaran 10 x 40.
4.      Gambar hasil pengamatan dan diberi keterangan bagian-bagiannya.
VIII.Waktu                              : Waktu yang diperlukan adalah  60 menit




IX.Tabel  Pengamatan           :

X.Pembahasan                       :
Jaringan otot polos berbeda dengan jaringan otot lurik dari struktur, sifat kerja,dan fungsinya. Perbedaan antara jaringan otot polos, dan lurik .
·         Otot polos : Inti sel berada di tengah, berbentuk gelondong, bekerja di luar kesadaran.
  • Otot lurik : Inti sel berada di tepi sel, berbentuk silinder, bekerja di bawah kesadaran.
 Perbedaan antara jaringan ikat padat dan jaringan ikat longgar dari struktur, dan sifat kerja.

  • Ikat padat            : Susunan serat padat, disusun oleh serat kolagen,tidak elastis.
  • Ikat Longgar       : Serat-seratnya yang longgar. Terdapat berkas serabut kolagen yang fleksibel, tetapi tidak elastis.
Jaringan saraf : Terdapat bentuk – bentuk yang menyerupai benang yang disebut dengan saraf neuron.Neorun ini jumlahnya sangat banyak. Dan terdapat pusat dari pada jaringan saraf ini,yang sebenarnya itu adalah nukleous.
XI.Simpulan                :
Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan.Ternyata setiap jaringan memiliki perbedaan tersendiri yang menjadikan ciri khas dari pada jaringan tersebut.Sehingga dari perbedaan inilah yang membuat jaringan tersebut memiliki fungsi yang berbeda,dan membentuk sistem kerjanya masing-masing.



0 comments:

Post a Comment

Copyright Informasi|Tips-Trik|Belajar © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.